Deskripsi
“Baligh tanpa Aqil itu berbahaya.”
Banyak anak hari ini sudah baligh—beban syariat sudah melekat, setiap amalnya tercatat, dosa dan pahala ia tanggung sendiri.
Namun sayangnya, akalnya belum aqil. Belum siap menghadapi hidup.
Bayangkan… tubuh sudah besar, tapi masih kekanak-kanakan. Wajib shalat dan puasa, tapi belum paham arti tanggung jawab. Sudah dikenakan aturan halal–haram, tapi masih sulit berpikir dewasa.
Karena itu, mari siapkan anak-anak kita menghadapi fase penting ini.
Realitas yang Harus Kita Hadapi
Sering kali kita sebagai orang tua menutupi semua kesulitan anak, takut mereka merasa susah. Padahal tanpa latihan menanggung beban, mereka tidak akan pernah matang.
Islam tidak mengenal istilah remaja. Yang ada hanyalah aqil (dewasa akal) dan baligh (dewasa fisik).
Keduanya harus berjalan bersama, bukan dipisahkan.
Kenapa Ini Penting?
Fase baligh bisa datang kapan saja—bahkan lebih cepat dari yang kita kira.
Sejak saat itu, setiap amal anak sudah tercatat: baik atau buruk.
Jika aqil tidak terbentuk, anak akan kewalahan menghadapi beban syariat.
Dan jika itu terjadi, bukankah kita yang akan menanggung penyesalan sebagai orang tua?
Solusi untuk Orang Tua
Inilah sebabnya Laju (@belajarjadiibu.id) menghadirkan Kelas Pendidikan Aqil Baligh.
Tiga hari penuh bersama para ahli ilmu yang expert dibidangnya, in syaa Allah
